Menggapai Mimpi Dengan Prestasi

Tampilkan postingan dengan label Pemrograman Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrograman Dasar. Tampilkan semua postingan
Adi Sucipto

Perintah Keluaran pada Borland C++

Perintah standar output yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya
adalah :

  1. printf()
  2. puts()
  3. putchar()
  4. cout()


1. printf()
Fungsi printf() merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar.

bentuk penulisan :
printf("string-kontrol", argumen-1, argumen-2, …);

String-Kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang dipakai dan akan ditampilkan. Argumen ini dapat berupa variabel, konstanta dan ungkapan.


Adi Sucipto

Pengenalan Variabel pada Pemrograman Dasar

Variabel adalah tempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variabel akan mempunyai nama (identifier) dan nilai.

Contoh Nama variabel dan nilai.
username = “joni”
Nama = “Al-Khawarizmi”
Harga = 2500
HargaTotal = 34000

username, Nama, harga dan HargaTotal adalah nama dari variabel, sedangkan “joni”, “Al-Khawarizmi”, 2500 dan 34000 adalah nilai dari masing-masing variabel. Nilai-nilai ini akan tersimpan di dalam nama variabel masing-masing sepanjang tidak kita rubah.
Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel tidak dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada kode program akan terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat variabel baru. Hal ini memperlambat proses kerja compiler. Bahkan pada beberapa bahasa pemrograman, compiler akan menolak untuk melanjutkan proses kompilasi.
Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman. Aturan-aturan tersebut yaitu:

  • Nama variabel harus diawali dengan huruf.
  • Tidak boleh menggunakan spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
  • Nama variabel tidak boleh mengandung karakter-karakter khusus, seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan lain-lain.
  • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci d bahasa pemrograman

Penanaman Yang Benar
Penanaman Yang Salah
namasiswa
nama siswa (salah karena menggunakan spasi)
XY12
12X (salah karena dimulai dengan angka)
harga_total
harga.total (salah karena menggunakan karakter .)
JenisMotor
Jenis Motor (salah karena menggunakan spasi)
alamatrumah
for (salah karena menggunakan kata kunci bahasa pemrograman)

Deklarasi Variabel

Penjelasan Adalah proses memperkenalkan variabel kepada Borland C++ dan pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih dulu maka Borland C++ tidak menerima variabel tersebut. Deklarasi Variabel ini meliputi tipe variabel, seperti : integer atau character
dan nama variabel itu sendiri. Setiap kali pendeklarasian variabel harus 
diakhiri oleh tanda titik koma ( ; ).


Contoh Deklarasi 

char nama_mahasiswa;
char grade;
float rata_rata ;
int nilai;


Adi Sucipto

Konstanta pada Pemrograman Dasar

Konstanta adalah variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah. Jadi konstanta adalah juga variabel bedanya adalah pada nilai yang disimpannya. Jika nilai datanya sepanjang program berjalan tidak berubahubah, maka sebuah varibel lebih baik diperlakukan sebagai konstanta. Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di bagian deklarasi konstanta. Sedangkan untuk variabel biasanya hanya ditentukan nama variabel dan tipe datanya tanpa isian nilai data. Aturan penamaan variabel juga berlaku untuk penamaan konstanta. Demikian juga aturan penetapan tipe data. konstanta dibagi menjadi 4:
  • Konstanta integer, berupa integer biasa, integer panjang (long int) dan integer tak bertanda (unsigned integer). Nilainya dapat berupa desimal, oktal atau hexadesimal.
  • Konstanta floating point, dapat mengandung nilai pecahan, yang biasa ditulis dalam bentuk pecahan biasa maupun bentuk eksponensial dan selalu dinyatakan dalam double, kecuali jika diakhiri dengan F atau f (menyatakan konstanta float).
  • Konstanta string, merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda (“…“). Juga dapat mengandung karakter yang menggunakan tanda \ yang disebut karakter escape (escape sequence).
  • Konstanta karakter, selalu diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal (‘…’). Beberapa konstanta karakter dapat diawali dengan tanda \ (penempatannya setelah tanda petik tunggal).
Sebagai contoh, jika kita membuat program perhitungan matematik yang menggunakan nilai pi (3.14159) yang mungkin akan muncul dibanyak tempat pada kode program, kita dapat membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan kode program dibanding harus mengetikkan nilai 3.14159 berulang-ulang.


Konstanta Bilangan
Dalam hal ini konstanta bilangan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain :
a. Konstanta Bilangan Bulat.
    Adalah bilangan yang tidak mengandung titik desimal. Contoh : 1, 2, 3, 100
b. Konstanta Desimal Berpresisi Tunggal ( Floating Point )
    Konstanta Floating Point, mempunyai bentuk penulisan, yaitu :
    • Bentuk Desimal ( cth : 5.57 )
    • Bentuk Eksponensial / Bilangan Berpangkat ( cth : 4.22e3 )
c. Konstanta Desimal Berpresisi Ganda ( Double Precision )
    Konstanta Double Precision, pada prinsipnya sama seperti Konstanta Floating Point, tetapi                   Konstanta Double Precision mempunyai daya tampung data lebih besar.

Konstanta Teks
Dalam hal ini konstanta teks dibagi menjadi dua kelompok, antara lain :
a. Data Karakter (Character).
    Data karakter hanya terdiri dari sebuah karakter saja yang diapit oleh tanda kutip tunggal ( ‘ ). Data     karakter dapat berbentuk abjad ( huruf besar atau kecil ), angka atau notasi atau simbol.
    Contoh : ‘Y’ ‘y’ ‘9’ ‘&’ dan lain-lain
b. Data Teks (String).
    Data String merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang diapit oleh tanda kutip ganda ( “ ).
    Contoh : “Virusland”, “Jakarta”, “AMIK BSI”, “Y” dan lain-lain.

Adi Sucipto

Pengenalan Tipe Data

Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Borland C++ memiliki 7 tipe data dasar, yaitu diantaranya adalah :



Tipe Data Tambahan, yang dimiliki oleh Borland C++, adalah :
Unsigned digunakan bila data yang digunakan hanya data yang positif saja.



Adi Sucipto

Menjalankan Program pada Borland C++

Proses Run merupakan suatu proses menterjemahkan program, melakukan proses linking, membuat file eksekusi ( .exe ) dan sekaligus menjalankan program. Caranya adalah :
a. Kik Menu Debug Run
b. Menekan HotKey Ctrl + F9
Selanjutnya tampil kotak dialog Run, seperti dibawah ini :


Adi Sucipto

Menterjemahkan Program pada Borland C++

Proses Compile merupakan suatu proses menterjemahkan program dari bahasa manusia kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer yaitu bahasa mesin. Caranya adalah :
a. Kik Menu Project Compile
b. Menekan HotKey Alt + F9
Selanjutnya tampil kotak dialog Compile, seperti dibawah ini :



Adi Sucipto

Menyimpan File Editor pada Borland C++

Setelah selesai mengetikan naskah program yang baru pada jendela Text Edit, maka selanjutnya disimpan dengan cara :
a. Kik Menu File Save
b. Menekan HotKey Ctrl + KS.
Selanjutnya tampil jendela Save File As, seperti dibawah ini :



Pada Borland C++ 5.02 terdapat tiga cara menyimpan file editor, diantaranya yaitu :

Save : Digunakan untuk menyimpan File Program pada jendela yang sedang aktif
kedalam disk. Hotkey yang ada bisa gunakan untuk menyimpan dengan
menekan tombol Ctrl + KS.

Save As : Digunakan untuk menyimpan File Program pada jendela yang sedang aktif
kedalam disk dengan nama file yang berbeda.

Save All : Digunakan untuk menyimpan semua File Program pada jendela yang
sedang aktif kedalam disk.

Adi Sucipto

Membuat File Editor pada Borlan C++

File Editor merupakan File Program yang dapat dikompile, dan dijalankan untuk menampilkan hasilnya serta mempunyai ekstensi .CPP. Cara mengaktifkannya : Klik Menu File => Klik New => Text Edit.




Adi Sucipto

Penganalan Bahasa C dan IDE Borlan C++

Ilaa Khususan Siswan TKJ SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, Sebelum kita mulai tutorial praktikum  Borlan C++ ada baiknya kita mengenal sejarah bahasa C, berikut sejarah perkembangan bahasa C, dibaca dulu ye, Mudah-mudahan berkah...


Sekilas Perkembangan Bahasa C

Penjelasan Bahasa C merupakan pengembangan dari bahasa B yang ditulis oleh Ken Thompson pada tahun 1970. Bahasa C untuk pertama kali ditulis oleh Brian W. Kernighan dan Denies M. Ricthie pada tahun 1972. Bahasa C, pada awalnya dioperasikan diatas sistem operasi UNIX. Bahasa C adalah merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yaitu diantara bahasa tinggat rendah dan tingkat tinggi yang biasa disebut dengan Bahasa Tingkat Tinggi dengan Perintah Assambly. Bahasa C mempunyai banyak kemampuan yang sering digunakan diantaranya kemampuan untuk membuat perangkat lunak, misalnya dBASE, Word Star
dan lain-lain. Pada tahun 1980 seorang ahli yang bernama Bjarne Stroustrup mengembangkan beberapa hal dari bahasa C yang dinamakan “C with Classes” yang berganti nama pada tahun 1983 menjadi C++.
Penambahan yang terdapat pada C++ ini adalah Object Oriented Programming (OOP), yang mempunyai tujuan utamanya adalah membantu membuat dan mengelola program yang besar dan kompleks.

Pengenalan IDE Borland C++


Penjelasan IDE merupakan singkatan dari Integrated Development Environment,
merupakan Lembar kerja terpadu untuk pengembangan program. IDE dari
Borland C++, dapat digunakan untuk :
  • Menulis Naskah Program.
  • Mengkompilasi Program ( Compile )
  • Melakukan Pengujian Program ( Debugging )
  • Mengaitkan Object dan Library ke Program ( Linking )
  • Menjalankan Program ( Running )